Rewinnita Maretnoningtyas

Dream, Pray, & Make it Happends

0 notes

Tumblr

Favorit tempat curhat saya dulu adalah di wordpress. Saya masih inget banget, (dan masih bisa dibaca juga) gaya tulisan yang alay dan sangat sangat lebay. Waktu itu, masa-masa semester awal di bangku kuliah. Hihi. Wajar dong ya, kalau masih agak alay.

Sejak wordpress semakin banyak dikunjungi, saya tidak bisa lagi sembarang curhat. Agak-agak jaim. Haha. Isi tulisan diganti yang lebih informatif, dan bukan tema pribadi. Gaya tulisan pun pelan-pelan dirubah lebih dewasa. Kalau dulu biasanya pakai “aku”, sekarang pakai “saya”. Tulisan lebih rapi, meskipun tidak 100% sesuai dengan EYD.
Dan, wordpress bukan milik “saya” lagi. Tapi milik bersama, yang siapapun monggo boleh baca. Dan, sengaja banget saya cantumkan link nya dimana-mana, karena saya pengin blog ramai dikunjungi.

Tapi, selamanya jaim kan nggak enak juga ya. Saya juga butuh tempat curhat yang semua tentang “saya”. Bisa meneriakkan suara hati sekencang-kencangnya. Entah itu tentang “saya” yang sebenarnya, atau hanya fiksi belaka, yang pasti disini saya bebas berekspresi. Ya, disini. Tumblr.

Memang, pada akhirnya pun ter-publish. Tapi, tidak terkait dengan link mana pun. Disini, saya berharap bisa lebih privasi, dan saya pun bebas -galau- , -alay- , -lebay- sesuka saya. Tapi, nggak nyampah ya.

Bagaimana kalau dibaca sama yang lain? Ya, nggak apa.

Nggak 100% bebas jaim sih, tetep ada jaim nya sedikit. Yah..10% masih oke lah, untuk menata bahasa agar bisa dinikmati oleh yang lain.

Ehm.. ya gitu deh.
Anw, terimakasih Tumblr.

1 note

Wahai Yang Maha Membolak-balikkan hati… Mohon cukupkan satu hati ini hanya untuk satu saja, untuk yang tepat dan selamanya.

0 notes

وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ سَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ فَتَعْرِفُونَهَا ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

Waquli alhamdu lillahi sayureekum ayatihi fataAArifoonaha wama rabbuka bighafilin AAamma taAAmaloona

Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan”.

An-Naml (27:93)

0 notes

Kibul lucu lucu.

Lucu ya. Kamu memainkan musik gitar lebih baik dari saya sebelumnya.
Lucu ya. Kamu menyanyikan lagu lebih lengkap liriknya dari saya sebelumnya.
Lucu ya. Padahal, kamu tidak disini saat saya asik dengan lagu sendiri.
Lucu ya. Seperti ada chemistry.
Kamu rasa tidak?
Kebetulan yang lucu-lucu.

0 notes

Kamu, ya kamu. Bisa minggir sedikit, saya mau berdiri disitu. Disamping kamu. Selamanya.

1 note

Lucu ya, seingin apapun bertemu - jika Tuhan tidak setuju, ya tidak akan bertemu.
:)